Pagi ini memang tak secerah pagi
kemarin..,, Tapi tak seindah pagi kemarin juga..,
Semua pagi punya
cerita,Awal dari sebuah hari , Awal dari setiap cerita...,
Cerita yang akan
tergores dan akan menjadi sejarah dalam hidupku , Yang mungkin terkenang atau
mungkin juga terlupa ,
Kenangan mungkin
akan tetap terkenang. Percayalah,itu takkan mungkin terlupa dengan segera dari
memori-memori indah ataupun tidak , malam
ini ada hujan dan Mengguyur setiap jalan hatiku , dan juga Memberi
sejuk,tapi juga meyakitkanku....,
Tak selamanya
sejuk itu indah..., Tapi saat ini aku tak membutuhkan sejuk ... Terlalu dingin
rasanya. Beku. Aku tak mampu ,
Aku tak sanggup.
Ya..Terlihat,aku sedang lelah berjuang melawan kedinginan ini. Berjuang
menyalakan api yg sudah padam.
Pernahkah kau
membayangkan sebuah perjuangan ku? Untuk kembali menarik nafas-nafas kehangatan
ke dalam tubuh ini .
Saat ku tau
sebagian atau bahkan perlahan lahan nafasku hilang satu per satu. Berusaha
sekeras mungkin agar aku tetap bernafas.
Tetap bermimpi
dan tak akan bangga melihat itu semua jika aku berhasil. Detik-detik pilar
kehidupanku terasa hampa, Tak berguna. Ya,tak berguna. Tak ada lagi sesuatu yang
kurindukan atau merindukanku , Aku mencari jalan pulang.... Pulang ke dunia yg
sudah terlalu jauh ku lupakan. Karna mu.., Aku melepas duniaku. Hidup
bersamamu..., Hidup dengan mimpi...,Mimpi indah yg mungkin tak lagi ku harap
berakhir indah., Kau tau,aku ingin kembali. Menjadi diriku,mencari kehidupanku
seperti dulu aku belum mengenalmu.
Aku terlalu dalam
mengikutimu., Hingga aku tersesat disini.., Dihutan cintamu,..Di hutan mimpimu.
Awalnya ku kira semua akan kita teruskan bersama..., Bermimpi,Berusaha,dan
akhirnya terwujud. Tapi kau hanya mengajak ku untuk sekedar bermimpi., Betapa
bodohnya aku saat ini.
Ketika ku tau aku hanya menjadi seorang
pecandu mimpi, Membangun mimpi tanpa memperhatikan setiap aspeknya. Hingga satu
waktu mempertemukan kita pada ombak, Menerjang bahtera ini. Hampir tenggelam.
Aku berusaha mempertahankan bahtera ini. Tapi tidak denganmu. KAu ingin keluar
dan menyelamatkan dirimu sendiri saja..., Tak ingat bahkan aku juga menjadi
penumpang dari bahtera ini. Saat pertama mulai berlayar,tak ada sesuatu yg
begitu menerpa kita. Semua berjalan cukup mulus. Satu persatu pelabuhan kita
singgahi bersama. Tapi mengapa saat ombak begitu menghantam bahter kita,kau
malah mencoba untuk berdiri sendiri? Seberapa dalam ketakutan mu sekarang? Apa
tak pernah engkau berfikir aku juga takut? Aku ingat saat pertama kali ombak
kecil membelai bahtera kita. Kau berkata semua akan baik baik saja. Aku begitu
meyakinimu, Aku tak gentar untuk berjuang membawa bahtera kita ke pelabuhan yg
aman. Berhasil. Indah kita lalui semua. Tapi kini kamu berubah. Tak ku dengar
lagi kata motivasi terucap di telingaku. Tak ku rasa lagi pelukan yg membantuku
bertahan, Aku kehilangan dirimu..., Sosok di depanku memang nyata,namun tidak
dengan pribadi yg ku kenal selama ini.
Kau selalu ingin
mencoba pergi dari diriku. Tak sadarkah bahwa kau telah menjadi bagian disini?
Mengapa dulu kau begitu yakin bila denganku? Tapi mengapa kini kau malah
menyerah? Aku tetap bertahan memintamu untuk disini. Tinggalah. SEberat apapun
itu aku takkan takut jika bersamamu. Berapa kali pun kau meminta untuk pergi
dariku,aku takkan pernah berkata "IYA". Aku hanya akan berkata
"TERSERAH" Aku bahagia bersamamu. Walau kadang tak selamanya kita
jauh dari kata pertengkaran. Aku hanya akan bertahan disini,Meminta mu untuk
tetap berjaga bersamaku. Memintamu kembali saat kau berusaha pergi dari aku.
Seberapa berat pun itu,aku hanya akan punya sepuluh huruf untukmu "K _E _M
_B _A _L _I _L _A _H" ( R.S )